Up to date
Home » Did you know? » Waktu Shalat dan Energi Alam
Waktu Shalat dan Energi Alam
Waktu Shalat dan Energi Alam

Waktu Shalat dan Energi Alam

Waktu Shalat dan Energi Alam

            Bagi umat muslim bahkan non-muslim pun mungkin pernah bertanya, mengapa sholat dikerjakan sebanyak lima waktu dalam sehari semalam dan dikerjakan di awal waktu? Hal ini tentunya sangat terkait dengan rahasia di balik waktu – waktu yang mana di wajibkan untuk mengerjakan shalat – shalat tersebut. Lalu bagaimanakah hubungan antara waktu shalat dan energi alam yang terjadi? Sehingga kita di anjurkan untuk shalat lima waktu sehari dan tepat dikerjakan di awal waktu? Mengutip firman Allah dalam Q.S Ali Imran (3): 190

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda bagi orang – orang yang berakal”

            Admin sedikit berbagi mengenai tema Waktu Shalat dan Energi alam, yang mana rahasia itu telah terungkap berdasarkan penelitian dan pengamatan para pakar dibidangnya. Pada dasarnya setiap peralihan waktu bersamaan terjadi perubahan energi alam yang dapat dirasakan melalui perubahan warna alam. Fenomena perubahan warna alam sangat berkaitan dengan dunia fotografi.

Waktu Subuh

Pada Waktu subuh, alam berada pada spektrum warna biru muda yang mana bersesuaian dengan frekuensi tiroid atau kelenjar gondok. Dalam dunia fisiologi, kelenjar gondok atau tiroid memiliki pengaruh terhadap sistem metabolisme tubuh manusia. Seseorang yang masih teridur pada saat waktu subuh akan menghadapi masalah rezeki dan komunikasi, karena tiroid tidak dapat menyerap tenaga biru muda di alam ketiak ruh dan jasad masih tertidur. Pada saat subuh, tenaga alam ini berada pada tingkat optimum. Tenaga iniliah yang kemudian diserap oleh tubuh manusia terutama pada waktu ruku' dan sujud.

Mukjizat Shalat Subuh (Waktu Shalat dan Energi Alam)

Namun beberapa orang merasa berat saat bangun subuh, menurut ilmuwan ini terjadi karena pembuluh darah ke otak menyempit sehingganya aliran oksigen ke oragan tubuh  berkurang, saat yang sama sel – sel trombosit di dalam pembuluh darah menggumpal yang disebut dengan trombus. Trombus ini dapat megakibatkan penyempitan darah dan jantung manusia atau gangguan serebrovaskular. Beberapa penelitian berkaitan dengan waktu shalat dan energi alam telah memberikan fakta yang sangat luar biasa! Beberapa guru besar di bidang farmakologi : Ignarro, Murad, dan Furchgott memberikan kesimpulan bahwa ada suatu zat di dalam dinding sel tubuh manusia yang dapat mencegah terjadinya trombus dan melebarkan pembuluh darah. Zat ini bernama Nitrit Oksida atau bahasa kerennya "NO". Zat ini diproduksi saat kita sedang beristirahat, saat tertidur. Namun, zat ini hanya aktif bila tubuh kita bergerak. Sehingganya aktifitas shalat subuh, berjalan kaki ke masjid, gerakan mengerjaan shalat, dapat meningkatkan aktivitas Nitrit Oksida (NO). Dan kemudian aktifitas pasokan oksigen ke otak juga akan meningkat dan pembuluh darah melebar. lalu bagaimanakah dengan waktu shalat dan energi alam pada waktu shalat duhur, ashar, maghrib dan Isya? Kita lanjutkan pada page berikut ini

 

Waktu Shalat dan Energi Alam Part 2

Terapi Gerakan Shalat

About Progressive-edu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top
}

Copyright © 2014 Hono Joe. All Rights Reserved.


Educational Site by Hono Joe